Menu
RSS
TMMD Sengkuyung Dipusatkan di Desa Kalijering

TMMD Sengkuyung Dipusatkan di Desa …

Kegiatan TNI Manunggal Me...

PN Purworejo Gagal Eksekusi Tanah Sengketa

PN Purworejo Gagal Eksekusi Tanah S…

Pengadilan Negeri (PN) Pu...

Musik Hadroh Akan Diperlombakan di Harkop

Musik Hadroh Akan Diperlombakan di …

Dalam rangka memeriahkan ...

Tari Ndolalak Kolosal Meriahkan Hardiknas

Tari Ndolalak Kolosal Meriahkan Har…

Sekitar 500 penari ndolal...

Purworejo Mendapat Opini WTP

Purworejo Mendapat Opini WTP

Kerja keras jajaran Pemer...

FASI Tahun 2013 Semarak

FASI Tahun 2013 Semarak

Kekhawatiran tidak suskse...

Kapolres Purworejo Resmikan Pos Kamling

Kapolres Purworejo Resmikan Pos Kam…

Masalah keamanan tidak bi...

Lomba Sambal Terasi Hari Kartini

Lomba Sambal Terasi Hari Kartini

Dharma Wanita Persatuan (...

Pelayanan KB Gratis Diminati Masyarakat

Pelayanan KB Gratis Diminati Masyar…

Pelayanan pemasangan alat...

Prev Next

Segera Dibangun Gedung Penyuluh KB

Segera Dibangun Gedung Penyuluh KB

Pada tahun anggaran 2011, Dinas Keluarga Brencana Kabupaten Purworejo melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) akan membangun gedung UPT KB di enam kecamatan. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Keluarga Berencana Drs, Muh. Wuryanto MM. di kantornya belum lama ini.

 

DAK yang diterima untuk pembangunan gedung UPT KB tersebut sebesar Rp. 1.192.000.000 dengan rincian penggunaan, 60,4 persen untuk pembangunan gedung, 19,2 persen untuk penunjang sarana petugas lapangan dan 14,1 persen untuk klinik KB dan 6,3 persen untuk BKB. Enam kecamatan yang rencananya akan dibangun gedung UPT KB adalah, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Loano, Kemiri, Pituruh, dan Bruno.

 

Pada awalnya Kecamatan Gebang mengusulkan agar dibangun gedung UPT KB. Namun hal itu belum bisa dilaksanakan karena lokasinya tidak satu komplek dengan kantor kecamatan. Menurut Wuryanto, untuk mengajukan pembagunan gedung UPT KB di kecamatan, salah satu syaratnya lahan harus satu komplek dengan kantor kecamatan.

 

Karena dana pembangunan gedung tersebut hanya sebesar 60, 4 % dari DAK, maka masing-masing gedung yang akan dibangun senilai Rp 120 juta sudah termasuk mebeler. Prosentasi anggaran untuk pembangunan gedung sebesar 60,4 % dari DAK yang diterima, Purworejo termasuk rangking satu. Sebab, untuk daerah lain prosentasinya kurang dari 50 %. Sebagai contoh, kota Tegal yang menduduki rangking dua hanya sebesar 46,1 %. (Atas DS)

back to top