Menu
RSS
Bazar dan Lomba Warnai 8 Windu SMP Bruderan

Bazar dan Lomba Warnai 8 Windu SMP …

Berbagai kegiatan digelar...

TMMD Sengkuyung Dipusatkan di Desa Kalijering

TMMD Sengkuyung Dipusatkan di Desa …

Kegiatan TNI Manunggal Me...

PN Purworejo Gagal Eksekusi Tanah Sengketa

PN Purworejo Gagal Eksekusi Tanah S…

Pengadilan Negeri (PN) Pu...

Musik Hadroh Akan Diperlombakan di Harkop

Musik Hadroh Akan Diperlombakan di …

Dalam rangka memeriahkan ...

Tari Ndolalak Kolosal Meriahkan Hardiknas

Tari Ndolalak Kolosal Meriahkan Har…

Sekitar 500 penari ndolal...

Purworejo Mendapat Opini WTP

Purworejo Mendapat Opini WTP

Kerja keras jajaran Pemer...

FASI Tahun 2013 Semarak

FASI Tahun 2013 Semarak

Kekhawatiran tidak suskse...

Kapolres Purworejo Resmikan Pos Kamling

Kapolres Purworejo Resmikan Pos Kam…

Masalah keamanan tidak bi...

Lomba Sambal Terasi Hari Kartini

Lomba Sambal Terasi Hari Kartini

Dharma Wanita Persatuan (...

Prev Next

BPS Sosialisasi Pendataan PPLS 2011

BPS Sosialisasi Pendataan PPLS 2011

Untuk mendapatkan data keluarga menengah kebawah yang akurat, Badan Pusat Statistik (BPS), akan menyelengarakan pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011. Untuk keperluan itu, BPS Kabupaten Purworejo meyelenggarakan sosialisasi PPLS, Selasa (19/7), di aula Hotel Ganesha. Sosialisasi diikuti berbagai unsur dan dibuka Plt Sekda Drs Tri Handoyo MM.

 

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Purworejo, Drs Ahmad Isbani MA mengatakan, kegiatan PPLS kembali dilakukan untuk mendapatkan daftar nama dan alamat rumah tangga dengan kondisi ekonomi menengah kebawah secara nasional dengan lebih mendetail. Sasarannya survey 40% secara nsional, berdasarkan data sensus penduduk (SP) 2010), atau sekitar 29 juta jiwa. Untuk Kabupaten Purworejo diperkirakan sekitar 95 ribu jiwa. Mereka berada di 4.732 SLS/RT.

 

Pendataan ini, lanjutnya, juga untuk memperbaiki pendataan tahun 2008 lalu. Saat itu BPS telah melakukan PPLS untuk pengambilan data masyarakat atau rumah tangga miskin. Data tersebut akhirnya dipergunakan berbagai kepeluan, seperti sasaran bantuan langsung tunai (BLT) dan beberapa program perlindungan sosial dari pemerintah. 

 

Seperti Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) dan Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM). “Akan tetapi, karena dirasa data yang dibutuhkan masih belum menyeluruh dan dibeberapa tempat masih belum tepat sasaran, BPS mengadakan pemutakhiran data melalui PPLS 2011 ini,”ungkapnya. 

 

Ahmad Isbani juga menyatakan bahwa dalam PPLS 2011 ini, metode yang digunakan oleh BPS pun diperbaiki dengan metode yang dirasa lebih tepat dan akurat. Mekanisme pendataan dilakukan melalui verifikasi keberadaan 40 % calon rumah tangga di survey dengan 53 variabel. “Diharapkan dapat menjangkau lapisan masyarakat yang kurang mampu secara lebih menyeluruh,”katanya. 

 

Adapun kegiatan PPLS ini akan mulai dilaksanakan di Purworejo pada 15 Juli – 14 Agustus 2011, serempak di beberapa kota / kabupaten di seluruh Indonesia. Untuk itu, pihaknya telah membekali petugas PPLS selam empat hari (11-14Juli). 

 

“Kegiatan PPLS 2011 merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan saudara-saudara kita yang kurang mampu. Marilah kita laksanakan tugas mulia ini dengan komitmen professional, integritas dan amanah,” katanya. 

 

Ia menambahkan, untuk PNS, TNI, pensiunan, pegawai BUMN/D secara otomatis tidak masuk dalam pendataan ini. Karena pendataan ini tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Sedang untuk PNS peningkatan kesejahteraannya melalui mekanisme lain, seperti gaji ke 13.

back to top